Cara Proses Pemijahan Ikan Koi

Cara Proses Pemijahan Ikan Koi

Pada kesempatan kali ini mari kita lanjutkan pembahasan yang lalu yakni tentang Cara Budidaya Ikan Koi.  Pokok pembahasan selanjutnya adalah Cara Proses Pemijahan Ikan Koi. Cara proses pemijahan ikan Koi diperlukan tempat, tempat yang digunakan untuk pemijahan adalah bak atau kolam dengan ukuran kira-kira 50 cm x 200 cm dengan kedalaman 50 cm. Apabila tempatnya berupa bak, maka bak tersebut dapat berupa bak semen, fiberglass, venyl atau venyl lembaran yang pemasangannya rirentangkan di atas galian tanah. Tempat pemijahan yang terbuat dari kolam tanah, bak semen atau plastik, sebelumnya harus dibersihkan terlebih dahulu. Apabila tempatnya berupa kolam tanah, maka sebelum ditebari benih, isilah kolam tersebut dengan air selama 10 hari. Tetapi bila menggunakan bak semen yang baru dibuat, rendamlah bak tersebut dengan air paling sedikit selama 2 minggu. Setelah itu bak dikeringkan di bawah sinar matahari dan semprot dengan zat anti hama di seluruh dinding bak, sehingga semua penyakit yang melekat dapat mati.

 

Agar pencegahan penyakit dapat berhasil, maka kolam dikeringkan paling sedikit 2 hari. Kemudian bak dicuci sampai bersih dan diisi air sesuai dengan keperluan. Kakaban diletakkan ditengah kolam. Umumnya, satu kolam diisi dengan satu induk betina dan 2-5 induk jantan. Nah, waktu yang tepat untuk melepaskan induk Koi adalah sore hari.

Pemijahan dimulai dengan kejar-kejaran antara induk jantan dan betina dan mencapai klimaks induk betina mengeluarkan telur dan menempelkannya di kakaban. kemudian induk jantan mengeluarkan sperma dan membuahi telur tersebut. Telur yang dibuahi akan menempel erat pada kakaban dan berwarna putih. Waktu perkawinan biasanya pada malam hari.

Setelah bagian atas kakaban terlihat penuh oleh telur, maka dibalik agar kedua bagian kakaban terpenuhi telur. agar telur dapat selamat dan tidak dimakan oleh induk, maka kakaban tersebut dipindahkan ke kolam penetasan dan kolam pemijahan diisi dengan yang baru. Demikian seterusnya sampai pemijahan selesai.

Pemasalahan:

Terkadang , setelah beberapa saat kedua induk bertemu dan tidak terjadi pemihajan. Apabila hal ini terjadi, maka harus diselidiki dulu dan dicari penyebabnya. Apakah sebab induk jantan atau betinanya atau mungkin lingkungannya.

Solusi :

Apabila induk jantan tidak mau mengejar induk betina, maka dapat dibantu dengan melarutkan telur ayam mentah ke kolam pemijahan, atau membaluri tubuh betina dengan telur bebek. Ini dimaksudkan agar induk jantan terangsang kepada induk betina dengan bau-bau amisnya.

Demikian adalah teknik cara pemijahan Ikan Koi, setelah selesai pemijahan, untuk pembahasan  selanjutnya adalah Cara Penetasan Telur Koi

Respond For " Cara Proses Pemijahan Ikan Koi "