Budidaya Jamur Tiram Paling Mudah

yaBudidaya Jamur Tiram Paling Mudah

Sering kali kita berpikiran untuk berwirausaha yang bisa menghasilkan sesuatu tambahan pemasukan. Sesuatu yang mudah dipraktekkan, tapi juga bisa bermanfaat bagi kita sendiri dan orang lain. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan atau ruang yang kosong dirumah cotohnya. Kita sering berangan-angan bagaimana cara memanfaatkan lahan/ruang kosong tersebut dengan waktu luang kita. Mungkin, salah satunya usaha budidaya jamur tiram paling mudah yang cocok untuk Anda.

Dalam Budidaya jamur tiram, Anda tidak perlu dan harus mempunyai pengalaman tentang budidaya. Anda juga tidak harus menjadi seorang profesional ahli tanaman atau semacamnya. Anda hanya cukup mempunyai kemauan untuk memperkaya pengetahuan. Sudah banyak referensi bertebaran di internet. Anda tinggal searching di internet atau bisa juga simak artikel ini sampai tuntas sembari mempraktekkannya.

Budidaya jamur tiram paling mudah dan tentu dapat menjadi salah satu alternatif yang menarik perhatian. Karena sekarang bisa kita lihat bagaimana online shop menjamur dimana-mana. Toko kelontong juga dimana-mana. Banyak orang yang memilih untuk berkompetisi di hal yang sama, sehingga pangsa pasar terbelah dan terbagi-bagi. Hal ini sudah tentu dapat berdampak buruk pada omset mereka.

Belum lagi jikalau ada perusahaan besar yang menjual sebuah produk yang sama dengan harga yang jauh lebih murah. Tamatlah riwayat kita sebagai pengusaha kecil-kecilan. Saat ini pengusaha dituntut untuk memperbaiki pelayanan mereka. Mereka dituntut untuk bisa memasarkan produk dengan lebih kreatif dan inovatif. Hal ini jelas bukan sesuatu yang mudah, berkompetisi dengan ratusan orang yang bergelut di bidang yang sama. Anda harus bekerja keras untuk membangun sebuah branding dari toko Anda tak terkecuali toko online ataupun offline.

Budidaya jamur tiram seakan-akan dapat menjadi nafas segar sebagai peluang bisnis yang jarang dilirik orang. Karena mungkin terlihat sulit dan aneh, dan mungkin juga orang orang bingung siapa yang mau beli jamur tiram. Akan tetapi pasar jamur tiram saat ini masih terbuka lebar. Anda berminat? Berikut ini adalah langkah cara budidaya jamur tiram paling mudah dan perawatan serta pertumbuhannya.

Belajar Budidaya Jamur Tiram

Yuk, kita belajar bersama-sama tentang bagaimana budidaya jamur tiram serta prospeknya untuk bisnis di masa depan. Di Indonesia, terdapat beraneka macam jenis jamur yang dapat dimakan. Anda juga pasti sudah tahu ada banyak jenis jamur yang ditawarkan di supermarket/swalayan. Tapi di antara jenis-jenis jamur tersebut, jamur tiram dapat dikatakan menjadi salah satu jamur yang paling enak. Bahkan ada beberapa orang yang bilang kalau jamur tiram ini adalah rajanya jamur di Indonesia.

Hal ini dikarenakan besarnya minat masyarakat Indonesia untuk mengkonsumsi jamur tiram. Hidangan dengan campuran jamur tiram juga banyak yang enak. Bahkan di beberapa kota besar, potensi budidaya jamur tiram dalam merajai pasar makanan sudah merajalela. Sudah tidak terhitung jumlah pedagang jamur crispy yang menggunakan jamur tiram sebagai salah satu bahan utamanya. Seakan-akan jamur tiram sudah menjadi camilan tiap 500 meter. Hal ini berarti setiap 500 meter bisa ditemukan pedagang jamur tiram yang telah diolah menjadi camilan.

Tingginya konsumen masyarakat Indonesia akan jamur tiram menjadikan jamur ini menjadi salah satu bahan makanan yang paling dicari. Terlebih lagi bisnis makanan yang memakai bahan dasar jamur tiram sekarang sudah banyak yang menggunakan sistem franchise. Berarti bisnis Budidaya Jamur Tiram ini akan semakin menjamur dan meluas ke berbagai daerah. Daerah yang paling sering ada camilan jamur tiram adalah : Mall, lingkungan kampus / sekolah dan pusat jajanan serba ada. Semakin tertarik untuk membudidayakan jamur tiram? beberapa orang tergiur juga dengan prospek di bisnis ini. Kebanyakan dari mereka juga melakukannya dengan alat dan tempat seadanya seperti di rumah. Asal tekun dan ulet, bisnis ini bisa menjadi lahan uang untuk Anda.

Tetapi Anda jangan tergesa-gesa dalam memulai bisnis ini. Karena yang terpenting adalah memperkaya pengetahuan Anda terlebih dahulu. Mengetahui langkah-kangkah yang benar akan meminimalisir kegagalan dalam sebuah bisnis besar ini. Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar sebuah pendapat bahwa budidaya jamur tiram itu mudah dan bisa langsung jalan. Akan tetapi Anda perlu ingat juga bahwa mie instant saja membutuhkan waktu untuk memasaknya. Mulai dari membaca petunjuk memasak, membuka bungkus, mencampur bumbu, merebus air dan lain sebagainya. Salah satu hal yang mudah seperti memasak Mie Instant juga perlu dipelajari. Apalagi jika hal yang Anda lakukan itu menyangkut dengan bisnis dan masa depan Anda. Benar bukan?

Macam-macam Jamur Tiram 

Ada banyak sekali macam jamur tiram yang dapat dibudidayakan. Di bawah ini adalah macam daftar dari jamur tiram :

  1. P. pulmonarius yang memiliki ciri khas warna putih keabu-abuan.
  2. P. flabellatus yang memiliki ciri khas warna merah jambu.
  3. P. ostreatus yang mempunyai ciri khas warna putih dan putih kekuningan.
  4. P. sajor-caju yang memiliki ciri khas warna kelabu.
  5. P. euosmus yang memiliki ciri khas warna kecoklatan.
  6. P. cystidious yang memiliki ciri khas warna putih, kemerahan.
  7. P. citrinopileatus yang memiliki ciri khas warna kuning keemasan.
  8. P. djamor yang memiliki ciri khas warna ungu kemerahan.
  9. Pleurotus floridae yang memiliki ciri khas warna putih bersih.
  10. P. eryngii yang memiliki ciri khas warna kebiruan.

Sama juga dengan hewan dan tumbuhan lainnya, jamur tiram juga mempunyai bibit yang kurang berkualitas dan yang berkualitas. Anda sebagai pengusaha jamur tiram harus teliti dalam memilih bibit. Karena, cara memilih bibit yang berkualitas bisa dibilang sangat sulit. Bahkan banyak yang beranggapan bahwa tahapan ini yang paling sulit dilakukan. Karena jika sampai salah memilih bibit, maka tahapan selanjutnya akan sia-sia. Tidak bisa menghasilkan jamur tiram dengan kualitas bagus meskipun tahapan selanjutnya dilakukan dengan benar. Salah satu masalah yang kerap terjadi kepada petani jamur adalah miselium yang gagal tumbuh yang disebabkan karena kesalahan dalam pemilihan bibit yang berdampak dalam panen menjadi tidak maksimal.

Untuk mengetahui bibit yang kurang berkualitas, setidaknya ada 2 macam cara sederhana yang bisa Anda lakukan yakni sbb :

Pertama adalah dengan membuat sendiri bibit Anda. Langkahnya adalah harus membibitkan sendiri bibit murni untuk mendapatkan bibit F1.

Kedua adalah dengan cara membeli bibit yang berkualitas dari petani jamur. Atau akan lebih baik jikalau membeli di instansi penyedia bibit yang sudah terpercaya. Tentunya, harga bibit yang berkualitas akan lebih mahal dari yang biasa, tapi hasilnya akan sangat memuaskan di kemudian hari.

Berikut ini adalah cara budidaya jamur tiram mulai dari tahap awal hingga akhir sampai masa panen:

Proses Fermentasi

Setelah selesai membuat media tanam, Anda tidak bisa langsung menanamkan jamur tiram ke media tanam tersebut. Melainkan Anda harus menunggu waktu proses fermentasi kurang lebih selama 5-10 hari tergantung kondisi. Anda tidak perlu melakukan apapun dalam proses ini, yang perlu dilakukan hanya menunggu. Hal ini bertujuan agar proses pelapukan atau bisa juga disebut dengan pengomposan terjadi pada media tanam ini. Selama proses fermentasi, suhu media tanam akan meningkat drastis hingga mencapai kurang lebih 70 derajat celcius.

Setiap hari yang harus anda lakukan adalah proses pembalikan pada media tanam. Hal ini untuk meratakan proses pelapukan. Sebenarnya proses fermentasi ini berfungsi untuk mempercepat proses pelapukan serta membunuh jamur liar yang bisa mengganggu pertumbuhan jamur tiram Anda.

Anda juga tidak bisa bermain-main pada tahap yang satu ini. Jangan sampai lupa untuk mengontrol proses fermentasi setiap harinya. Ketika warna media tanam sudah berubah menjadi coklat kehitaman, maka media tanam tersebut sudah siap digunakan.

budidaya-jamur-tiram-paling-mudah

budidaya-jamur-tiram-paling-mudah

Proses Sterilisasi

Setelah proses fermentasi selesai, maka waktunya media tanam dimasukkan ke dalam kantong plastik jenis polipropilen. Selanjutnya, media tanam tadi dipadatkan sampai terbentuk seperti botol. Kemudian bagian atas plastik dipasangi ring dan disumbat dengan menggunakan kapas, kemudian dipasang penutup baglog sehingga air tidak masuk ke dalam. Setelah baglog siap, Anda dapat memulai proses sterilisasi dengan cara mengukusnya. Alatnya pun tidak ribet, Anda dapat menggunakan drum atau sejenisnya. Pada intinya, proses ini memanfaatkan panas uaip air yang mempunyai suhu kurang lebih 95 sampai 110 derajat celcius dalam waktu 8-10 jam.

Yang perlu Anda perhatikan adalah kestabilan api tungku, jangan sampai terlalu panas, apalagi mati di tengah jalan saat Anda tidur. Selanjutnya wadah dari pengukus dibuka dan didiamkan selama kurang lebih 5 jam agar suhu dari baglog dan media tanam menjadi normal kembali.

budidaya-jamur-tiram-paling-mudah

budidaya-jamur-tiram-paling-mudah

Proses Inokulasi

Ada baiknya jika baglog selesai disterilisasi dipindah ke ruang khusus bernama inokulasi dan didiamkan selama seharian penuh. Hal ini untuk mengembalikan baglog ke suhu normal seutuhnya. Karena mungkin saja suhu permukaan sudah normal tapi suhu di dalamnya masih panas. Ruangan inokulasi harus dalam keadaan steril dan mempunyai sirkulasi udara yang lancar. Karena fungsi dari ruangan inokulasi tersebut adalah untuk meminimalisir baglog dari spora pathogen atau bakteri lainnya.

Cara memasukkan bibit kedalam baglog terbilang mudah. Yang perlu  anda lakukan adalah sbb :

  • Ambillah botol bibit F3, selanjutnya berikan alkohol dengan cara menyemprotkannya. Anda dapat menggunakan semprotan burung atau semacamnya.
  • Panaskan mulut botol di atas api spirtus, sehingga kapas terbakar, lalu matikan api yang membakar kapas tersebut.
  • Setelah kapas yang tengah menyumbat botol tersebut dibuka, aduklah menggunakan sebuah kawat steril (dapat di sterilkan dengan api yang panas)
  • Masukkan bibit ke baglog sampai penuh dan tutup dengan kapas. Biasanya setiap baglog bisa diisi sekitar 10 gram bibit, namun ini juga menyesuaikan keadaan.
budidaya-jamur-tiram-paling-mudah

budidaya-jamur-tiram-paling-mudah

Proses Inkubasi

Nama lain dalam proses inkubasi adalah pemeraman. Pemeraman bertujuan untuk menumbuhkan miselium. Ruang inkubasi biasanya mempunyai suhu sekitar 24 sampai 29 derajat celcius dengan kelembaban sekitar 90-100%, cahaya 500-1.000 lux dan sirkulasi udara sekitar 1-2 jam. Anda mungkin sedikit dibuat bingung dengan istilah-istilah yang sebelumnya belum pernah Anda dengar, maka dari itu Anda harus membaca banyak sekali artikel sebagai referensi dan acuan Anda dalam budidaya jamur tiram ini. Proses inkubasi ini biasanya berlangsung kurang lebih sekitar 15 sampai 30 hari sesuai dengan kebutuhan dan kondisi.

Dan seharusnya miselium ini sudah bisa tumbuh sekitar separuh bagian baglog. Bila miselium ini sudah memenuhi baglog, itu pertanda bahwa baglog tersebut sudah siap untuk dipindahkan ke rumah kumbung dan siap dibudidayakan. Ini adalah babak penentuan untuk jamur tiram. Karena jika miselium tersebut tidak tumbuh, maka bisa dikatakan bahwa proses inakulasi telah gagal.

budidaya-jamur-tiram-paling-mudah

budidaya-jamur-tiram-paling-mudah

Rumah Kumbung

Untuk baglog yang sudah dipindahkan ke ruang kumbung dengan kondisi sudah dipenuhi oleh misellium, dapat dilubangi pada ujung baglognya. Lagi-lagi tentunya Anda harus menggunakan alat yang steril. Anda dapat menggunakan kawat atau silet yang sebelumnya sudah Anda panaskan terlebih dahulu untuk melubangi baglog. Lubang itu kelak akan menjadi tempat untuk buah jamur tiram tumbuh. Apabila bibit jamur tiram adalah bibit F4, maka bisa langsung ditempatkan bibit tersebut di rumah kumbung. Buah jamur sudah mulai tampak pada saat berumur kurang lebih sekitar 1-2 bulan dari penempatan baglog ke rumah kumbung.

Begitulah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan untuk membudidayakan jamur tiram. Cukup mudah untuk sebuah budidaya, Kuncinya terletak pada ketelitian Anda dalam menjaga jamur tiram Anda yang tengah tumbuh. Meskipun banyak tahapan yang menuntut Anda untuk menunggu, seperti saat fermentasi dan inkubasi. Anda tetap harus selalu mengecek keadaan jamur tiram tersebut setiap hari. Ada baiknya jika Anda melakukan hal ini bersama teman. Jadi, cara budidaya jamur tiram harus dilakukan dengan tekun dan teliti sampai jamur tumbuh sehingga bisa lekas dipanen.

budidaya-jamur-tiram-paling-mudah

budidaya-jamur-tiram-paling-mudah

 

Tips Memilih Bibit Jamur Tiram

Jika Anda membeli bibit jamur tiram yang berkualitas dari orang lain, maka jangan sepenuhnya percaya kepada mereka. Anda harus selalu memperhatikan beberapa hal untuk menghindari hal yang tidak diinginkan :

  1. Cek nilai BER (biological ratio) dari bibit tersebut. Untuk jamur tiram biasanya memiliki BER sekitar 75%
  2. Instansi ternama yang saya maksudkan di atas adalah instansi yang sudah memiliki sertifikat atau sudah dilegalkan dari pemerintah
  3. Miseliom tumbuh penuh dan merata
  4. Cek kembali tanggal kadaluarsanya
  5. Berkonsultasilah kepada mereka yang sudah berhasil membudidayakan jamur tiram. Tentu saja hal ini tidak akan mudah, karena paling tidak harus akrab dengan mereka. Pengusaha jamur tiram yang telah sukses tentunya tidak akan mudah membagikan resep kesuksesannya kepada orang yang tidak mereka kenal dan mungkin nanti suatu hari justru menjadi kompetitor mereka.

Selain mengenal macam-macam jamur tiram serta bagaimana cara memilih bibit yang berkualitas, Anda juga harus mengerti tentang media tanam untuk jamur tiram. Ada beberapa bahan yang dapat digunakan untuk menjadi media tanam. Beberapa bahan tersebut dicampur menjadi satu dengan komposisi yang sesuai dan pas dengan kebutuhan jamur tiram. Untuk hal ini Anda harus selalu mencari lebih banyak referensi tentang komposisi yang pas untuk jenis jamur tiram yang akan Anda budidayakan. Bahan-bahan tersebut adalah : serbuk kayu, bekatul, kapur CaCo dan air. Komposisi yang pas seharusnya dapat menghasilkan media tanam yang jika digenggam tidak akan mengeluarkan air. Akan tetapi jika dileas tidak pecah. Kalian bisa saling bergantian menjaga jamur tiram. Apalagi jika kalian belum pernah ada pengalaman untuk membudidayakan sesuatu. Sudah barang tentu harus memberikan perhatian ekstra terlebih dahulu sebelum benar paham sekali cara yang tepat untuk budidaya jamur tiram ini.

Untuk pangsa pasar, Anda juga tidak perlu khawatir, saya yakin di lingkungan Anda juga banyak peminat dari jamur tiram ini. Entah itu diolah menjadi makanan ringan atau menjadi lauk yang dimakan berbarengan dengan nasi. Jika peminat kurang di tempat Anda, maka pengiriman ke luar daerah juga bisa menjadi solusi yang Pas untuk Anda. Yang paling penting adalah anda harus terus belajar dan tekun dalam menjalani budidaya jamur tiram ini. Semoga informasi tentang cara budidaya jamur tiram ini bermanfaat bagi Anda. Terima Kasih.

Respond For " Budidaya Jamur Tiram Paling Mudah "